kala ia datang, siapa sanggup menghadang
kala menggoda, siapa mampu bertahan
kala memaksa, siapa hendak melawan….
Rasa itu bukanlah air, mengaliri setiap tetes darah
Bukanlah api, menjalari segenap nadi hanguskan semua
Bukan pula oxygen, penuhi rongga hampa dalam dada
Hingga menyesakkan…
Melainkan benih segala hidup dari pohon rindu di belantara kalbu
Mengantarmu menuju hal terindah….
Entah sakit tiada tara..
Hingga kau temui sebuah teritori tak berbatas ruang & waktu
Kau tersentak, seakan terbangun dari tidur panjang
Kau bimbang tentukan arah, kanan & kiri tak ada beda
Hanya kembali atau terus melaju, puaskan rindu….
Tertegun sejenak, terkagum…….
Tak ada waktu berfikir
Hanya ada hitam putih dalam lingkar maha sempurna…
Puaskan dahaga rindumu, biarkan ia bakar semangatmu
Jadikan segalanya berarti, bahkan indah…
Hanya saat kau tahu, bahwa kau memang tahu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar